Sebuah
komputer dapat bekerja dengan melibatkan 3 komponen utama. Dalam penggunaan
komputer sehari-hari, 3 komponen ini akan sering kita temui,yaitu:
- HARDWARE (Perangkat Keras)
- SOFTWARE (Perangkat Lunak) &
- BRAINWARE (User/Sumber Daya Manusia).
a.
Pengertian
Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola
seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan
sekumpulan layanan (system calls) yang sering disebut “tools atau
utility” berupa aplikasi kepemakai sehingga memudahkan dan menyamankan
penggunaan ketika memanfaatan sumber-daya sistem komputer tersebut.
b.
Jenis Sistem Operasi (SO)
Sistem operasi dapat dibedakan berdasarkan jumlah pengguna
dan program yang dapat dijalankan, juga berdasarkan jenis software, atau jenis
hardware yang digunakan. Berdasarkan jumlah pengguna dan program yang
dijalankan, sistem operasi dapat dikategorikan dengan:
1. Single User
– Single Tasking : Satu komputer hanya bisa digunakan oleh
satu user dan hanya bisa menjalankan satu program di satu waktu, contohnya: DOS
(Disk Operating System).
2. Multi User – Single Tasking : Satu komputer dapat digunakan
oleh banyak user namun tiap user hanya bisa menjalankan 1 program (aplikasi) di
satu waktu, contohnya: Novell Netware yang menjalankan SO Network
berbasis DR-DOS.
3. Single
User – Multi Tasking :Satu
komputer dipakai oleh satu user dan dapat menjalankan banyak program disatu
waktu, contohnya: Windows, MacOS, BeOS, JDS, dll.
4. Multi User – Multi Tasking :Satu komputer dipakai bersamaan oleh
banyak user yang dapat menjalankan banyak program di satu waktu, contohnya: Unix,
Linux, FreeBSD (SO turunan Unix) atau Windows dengan aplikasi Citrix
Metaframe, dll.
c.
Fungsi Dasar Sistem Operasi
a) Menjembatani hubungan antara
hardware dan program aplikasi yang dijalankan user.
b) Mengatur dan mengawasi penggunaan
perangkat keras oleh user dan berbagai program
aplikasi (Resource allocator).
c) Sebagai program pengendali yang
bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang
tidak perlu (sebagai guardian yang menjaga komputer dari berbagai kemungkinan
kerusakan).
d) Manajer sumberdaya hardware,
seperti mengatur memori, printer, cdrom, dll.
d.
Komponen Utama Sistem Operasi
1. Kernel
Kernel
merupakan suatu software (kumpulan program) yang membentuk sistem dan memiliki
tugas melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses hardware komputer
secara aman dan terkendali. Karena akses terhadap hardware terbatas, sedangkan
ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan,
maka kernel juga bertugas untuk mengatur agar kapan dan berapa lama suatu
program dapat menggunakan satu bagian hardware tersebut. Hal tersebut dinamakan
sebagai ”multiplexing”.
Akses
kepada hardware secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena
itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi (gambaran umum
tentang) hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk
menyembunyikan kerumitan, dan memungkinkan akses kepada hardware menjadi mudah
dan seragam. Sehingga abstraksi (gambaran umum) ini pada akhirnya memudahkan
pekerjaan programmer
Untuk menjalankan sebuah komputer
kita tidak harus menggunakan kernel sistem operasi. Sebuah program dapat saja
langsung diload dan dijalankan diatas mesin komputer, yakni bila programmer
ingin melakukan pekerjaannya tanpa bantuan abstraksi hardware atau bantuan
sistem operasi. Tehnik ini digunakan pada komputer generasi awal, sehingga bila
kita ingin berpindah dari satu program ke program lain, kita harus mereset dan
me-load kembali program-program tersebut. Ada 4 kategori kernel:
1. Monolitich
kernel. Kernel yang menyediakan abstraksi hardware yang kaya dan powerful.
2. Microkernel. Kernel yang menyediakan hanya sekumpulan kecil abstraksi hardware sederhana, dan menggunakan aplikasi-aplikasi yang disebut sebagai server untuk menyediakan fungsi-fungsi lainnya.
2. Microkernel. Kernel yang menyediakan hanya sekumpulan kecil abstraksi hardware sederhana, dan menggunakan aplikasi-aplikasi yang disebut sebagai server untuk menyediakan fungsi-fungsi lainnya.
3. Hybrid
(modifikasi dari microkernel). Kernel yang mirip microkernel, tetapi ia
juga memasukkan beberapa kode tambahan di kernel agar ia menjadi lebih cepat
4. Exokernel. Kernel yang tidak menyediakan sama sekali abstraksi hardware, tapi ia menyediakan sekumpulan library yang menyediakan fungsi-fungsi akses ke hardware secara langsung atau hampir-hampir langsung.
4. Exokernel. Kernel yang tidak menyediakan sama sekali abstraksi hardware, tapi ia menyediakan sekumpulan library yang menyediakan fungsi-fungsi akses ke hardware secara langsung atau hampir-hampir langsung.
2. File
File disini merupakan file-file yang
dibentuk atau dijalankan oleh sistem operasi. File disini juga berarti sistem
berkas dan file system yang dimiliki oleh suatu sistem operasi.
3. User Interface
3. User Interface
Sebuah sistem operasi memiliki
karakteristik (bentuk) interface (tampilan) yang menjadi interaksi antar user
dengan komputer. Bentuk umum user interface yang ada, adalah:
1.
Command
Line Interface atau command line interpreter (CLI)
CLI memberikan tampilan dalam
mode teks ke user, dengan backgroud satu warna dan tampilan teks yang juga satu
atau beberapa warna dasar.
2.
Graphical
User Interface (GUI).
GUI memberikan tampilan yang
lebih interaktif dan nyaman digunakan oleh user. Resolusi gambar dan jumlah
warna yang dihasilkan juga lebih banyak, tergantung kemampuan Video Adapter
yang dimiliki komputer.
Tujuan
Sistem Operasi
a. Sistem Operasi membuat
komputer menjadi lebih mudah dan menarik serta nyaman untuk digunakan.
b. Sistem Operasi memungkinkan
sumberdaya komputer digunakan secara efisien.
c. Sistem Operasi yang
disusun/diprogram sedemikian rupa memungkinkan menerima perubahan/pengembangan
baru yang efektif dan efisien, dapat melakukan pengujian sistem tanpa
mengganggu layanan yang telah ada.
Tujuan Mempelajari
Sistem Operasi
Tujuan
mempelajari sistem operasi adalah agar user dapat merancang sendiri dan
memodifikasi sistem yang telah ada sesuai dengan kebutuhan. Untuk
dapat memilih sistem operasi yang sesuai, serta mampu memaksimalkan penggunaan
sistem operasi, dan agar konsep serta teknik sistem operasi dapat diterapkan
pada aplikasi-aplikasi lain, maka pengetahuan mengenai system operasi sangat
diperlukan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar